Kamis, 01 Desember 2016

WHY???




“WHY” kata – kata itu pasti tidak asing kan? Yap, karna kata – kata itu hampir semua orang pakai.
 “Apa aku memakai kata – kata itu?”.

“ya, aku memakai kata – kata itu untuk diriku sendiri”.

 kenapa kamu menggunakan kata – kata itu hanya untuk dirimu sendiri?”.

 “Karna aku tidak bisa menyentuh”.

 “tidak bisa menyentuh?”.

“Ya, aku tidak bisa menyentuh siapa pun”.

 “apa kamu tetap bahagia walaupun kamu tidak bisa menyentuh siapapun?”.

 “Ya aku tetap bahagia, karna aku yakin, bahagia itu datang ke siapapun, dan bahagia juga datang dari hatiku, jika hatiku bahagia maka akupun bahagia, dan jika hatiku tidak bahagia, bukan berarti aku tidak bahagia karna suatu hal yang sepele. Aku pernah merasa kesal dan dan berfikir bahwa dunia ini tidak adil dan dunia ini kejam terhadapku”.

 “kenapa kamu berfikir bahwa dunia ini tidak adil, dan dunia ini kejam?”.

 “Karna aku…, tidak bisa menyentuh kalain semua yang ada di dunia ini”

“maksud kamu apa?, maksud kamu, kamu ini tidak bisa menyentuh siapapun apa?”

“maksud aku adalah…, aku ini tidak hidup lagi”

“tidak hidup?”

“ya, aku sudah tidak hidup di bumi lagi”

WHY???

Kenapa?, kenapa?, kenapa?

“Kenapa aku harus pergi dari dunia ini?”

“kenapa mereka semua membenciku?”

“kenapa aku harus meninggalkan orang yang aku sayang ?”

“kenapa mereka mencoba membunuhku?”

“apa aku ini merepotkan mereka?”

“apa aku ini menyebalkan?”

“apa aku ini membuat mereka malu?”

SEMUA JAWABANYA ADA DISINI…


“Di mana aku? Dan, kenapa tempat ini sangat gelap, apa aku disini hanya sendiri?, dimana yang yang lain?”

“selamat datang di alam barumu”

“siapa kamu?, kenapa aku ada disini?, apa kamu yang membawa aku kesini?”

“bukan saya yang membawa anda kemari”

“lalu siapa yang bawa aku kesini?”

“kakak kamu lah yang membawa kamu sampai di hadapan saya”

“kakak?”

“ya, kakak kamulah, yang membawa kamu ke hadapan saya”

“maksud kamu, kamu orang jahat?”

“saya bukan orang jahat, dan saya bukan manusia, jadi jangan sebut saya ORANG (MANUSIA)”

“bukan manusia?, sebenarnya kamu ini siapa sih?, dan kenapa aku ada disini?”

“biar saya jelaskan semua ini.
nama : alex.
kondisi keluarga : berada (kaya).
anak ke : terakhir, dari 3 bersaudara. Kedua kakaknya laki – laki.
anak : anak pemerintah.
golongan darah : A.
sekolah : sekolah internasional high school.
hobi : belajar, belajar, belajar, olimpiade, olimpiade, juara kelas, juara kelas, melukis, berenang.
Nama kakak pertama : joe.
hobi kakak pertama : belajar, juara kelas, nongkrong bareng temen.
gol darah kakak pertama : A.
sekolah kakak pertama : kuliah di amerika.
nama kakak kedua : kent.
hobi : nongkrong,  berantem, balapan, juara kelas, main hp dikamar.
sekolah kakak kedua : internasional high school SMA.
gol darah kakak kedua : B.
hal yang gak disukain ; di banding – bandingin sama adeknya (alex).
detail : sukanya belajar, sering di kamar karna belajar, selalu dapet juara kelas, selalu mennang di setiap olimpiade, gak pernah bolos sekolah kecuali karna pergi dan acara keluarga, gak terlalu suka bercanda, gak terlalu suka berisik (pastinya karna belajar), punya 2 kakak laki – laki kakak pertama sayang sama semua adeknya tapi lebih sayang sama kamu (alex), kakak keduanya benci sama kamu (alex). Dll..”

“dari mana kamu tau itu semua?”

“karna semua data – data  tentang diri kamu sudah terkumpul di saya”

“data –  data? Siapa yang kasih data – data pribadi keluarga aku kekamu?”

“kalau soal itu tidak usah di bahas lagi, kita bahas di bagian yang memang kamu ingin tau aja, karna saya gak mau buang – buang waktu Cuma buat ngebahas hal yang penting”

 “yaudah, aku bakal tanya hal yang penting aja”

“silahkan tanya aja, saya tidak melarang kamu anda untuk bertanya. Tetapi ingat saya hanya menjawab pertanyaan yang menurut saya penting, karna menurut saya pertanyaan manusia kebanyakan yang tidak bermutu (gak penting)”

“sebenernya kamu ini siapa sih?, dari mana asal kamu?, kenapa kamu tau semua tentang keluarga aku?, kenapa aku ada di tempat gelap kayak gini?, dan kemana semua orang? Karna dari tadi aku gak ngeliat siapapun kecuali kamu”

“pertanyaan manusia memang gak bermutu. Tapi saya bakal jawab yang menurut saya sedikit bermutu.
nama saya : udin.
gol darah : gak punya .
orang tua : saya yatim piatu dari lahir.
sekolah : seharusnya masih kelas 6 SD.
anak dari : keluarga yang kurang mampu
hal yang gak disukain : nanya hal yang gak bermutu, ngejawab hal yang gak bermutu, paling gak suka orang yang banyak nanya.
hal yang disukain : ngejawab hal yang bermutu.
sudah puas dengan jawabanya?”

“kamu gak punya gol darah?
 kamu yatim piatu?
 kamu seharusnya kelas 6?
maksudnya apa ? aku gak ngerti”

“ya saya gak punya gol darah,
iya saya gak punya orang tua,
ya, saya seharusnya kelas 6SD.
saya gak punya gol darah karna saya bukan manusia, saya gak punya orang tu karna saya dari lahir tidak pernah melihat kedua orang tua saya”

“lalu kamu di besarkan sama siapa?”

“saya di besarkan oleh nenek saya, tapi saya tidak pernah diberitahu oleh nenek saya tentang kedua orang tua saya, saya selalu bertanya tentang keberadaan orang tua saya, tapi nenek saya tidak ingin mengatakan apapun tentang kedua orang tua saya. Dulu saya sama seperti kamu, selalu bertanya kenapa, kenapa, kenapa. Kata – kata itu selalu saya keluarkan ketika saya sedang duduk di depan sendiri. Saya selalu bertanya kepada diri saya sendiri
kemana orang tuaku?
kemana mereka pergi?
kenapa mereka pergi ninggalin aku?
apa karna aku ini membuat mere malu?
atau karna mereka membenci kehadiranku?
kenapa, kenapa, kenapa???
kenapa ini harus terjadi?
ini gak adil. kata– kata itu selalu saya keluarkan ketika saya sedang sendiri”

“jadi dulu kamu ini hidup layaknya manusia?”

“ya, dulu saya ini adalah manusia,
banyak orang yang ingin membunuh saya”

“membunuh?, jadi kamu ini sudah mati karna di bunuh?”

“ya, saya mati karna di bunuh. Saya dibunuh oleh orang – orang yang selalu membenci saya”

“kenapa mereka membenci kamu?”

“karna saya selalu di puji”

“mereka membenci dan membunuh kamu karna kamu selalu di puji?”

”ya, banyak orang yang di benci karna ia selalu di puji dan di sayang. Dan saya di benci lalu di bunuh karna saya selalu di puji banyak orang, sama halnya dengan kamu, kamu di benci oleh kakak kedua kamu (kent) dan kamu di bunuh oleh kakak kedua kamu karna kamu selalu di puji, di sayang, dan pintar”

“jadi aku ada di tempat gelap dan sepi ini karna aku sudah mati?”

“ya, kamu ini sudah mati”

“siapa yang membunuhku?”

“yang membunuh kamu adalah orang yang membenci kamu, lebih tepatnya lagi kakak kedua kamu”

“kakak kedua? Maksud kamu kak kent?”

“yap bener banget”

“kenapa dia membunuh aku?”


“karna kamu sering di puji banyak orang, dan kamu ini selalu di sayang oleh mamah papah kamu dan kakak pertama kamu (joe)”

Why???
Setiap orang pasti selalu bertanya.
karna akupun selalu bertanya kepada diriku sendiri.

“siapa yang membenciku?”

“siapa yang ingin melakukan hal buruk terhadapku?”

“kenapa aku selalu di benci?”


“kenapa dia membenciku?”

“kenapa dia tidak mau memaafkanku?”

“kenapa setiap orang yang aku sayang selalu pergi meninggalkan aku?”

“kenapa aku harus meninggal orang yang aku sayang?”

Note : biarkan orang membencimu, tetapi jangan pernah kamu membenci siapapun. Karna orang sukses tidak pernah membenci orang yang membenci dirinya.

WHY, WHY, WHY????

Sekilas tentang penulis :
huhuhu…. Maaf ya temen – temen kalo cerita gak jelas dan gak nyambung, maaf ya maklum lah namanya juga pemula jadi masih trayel error ( maaf  bahasa inggrisnya acak – acakan ). Kebanyakan ngetik tangan jadi sering pegel sama sakit ( koq curhat sih ). Pengennya sih mau buat tulisan sekaligus ada gambarnya tapi belum bisa belinya. Kata2nya terlalu baku ( gak biasa nulis kata2 baku ). Sekali lagi maaf ya kalo ceritanya gak jelas, gk nyambung, dan kata2 kurang bener.
doain ya semoga kedepannya alur cerita lebih rapih, kata2nya lebih bagus, dan bisa ada gambarnya( biar gak terlalu sepi banget dan gak terlalu ngebosenin  ceritanya ). Makasih ya buat temen – temen semuanya yang udah mau nyempetin waktunya buat ngebaca cerita ini. Sekali lagi makasih ya temen – temen semuanya.


THE END…

Tidak ada komentar: